de New Miracle Place

November 10, 2008

Simfoni Elegi Perasaan

Diarsipkan di bawah: Sastra dan Puisi — dudezu @ 4:57 am

Wahai malam…
Aku tak bisa berbuat apa-apa kecuali diam
dengan tatapan kosong
dan alunan musik syahdu aku tapaki keletihanku
Namun peluhku ini tak kunjung mengering
dan tetes demi tetes air mata tak henti mengucur
Mengucur untuk sebuah hati
yang harus menanggung beban yang begitu berat
Mereka tak tahu apa yang aku derita
mereka mungkin tak akan pernah tahu selamanya
Aku…yang slalu berusaha tersenyum
hanyalah sebuah kayu lapuk yang sebentar lagi hancur
Tapi tanpa mereka sadari
aku punya secercah cahaya walau tak terang
yang selalu memberiku semangat, menenggelamkan keraguan
Hingga aku bisa menjadi aku seperti ini.

-dudezu- 231108

1 Komentar »

  1. Yuhuuuiii…so deep neh..
    kapan2 buat yang tentang cinta2an ya…lagi kasmaran neh!

    Komentar oleh True Lee — November 10, 2008 @ 5:02 am


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.